Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Berjuang, Menang dan Kalah Bersama

Ini bukan soal bagaimana kita menyeberangi lapangan
Melainkan soal bagaimana kita berlari berdampingan
Langkah melebur dengan dentuman bola
Cepat ! Jangan meyerah

Tunjukkan semangat membara
Irama kami yang mendukungmu
Lantang tanpa keraguan
Lepaskan semua yang kau bisa

Ini usaha terbaikmu
Duka kekalahan tidak berarti
Ingatlah bahwa kekalahanmu bukan akhir
Emosimu menunjukkan segalanya

Kenapa kau merasa gagal?
Kau berhasil ! Berhasil berjuang.
Lupakan kekecewaanmu

Ada kami disini yang mendukungmu

Mungkin bukan sekarang saatnya
Ini memang sulit diterima
Namun, terimalah, resapilah, dan ambil maknanya

Kekalahan tak pernah jadi akhir
Bukalah matamu lebih lebar
Kamu menang, dan pahlawan kami
Loyola bangga padamu

Tetap semangat
Jangan ada kata menyerah di kamusmu
1 langkah lagi
1 lompatan lagi
1 kemenangan lagi untuk diraih
Saat semua usaha dan perjuanganmu terbayar
Maka barulah semua berakhir


^-^

Titik Putih

Jika kau tak berharga untuknya
Kenapa terus kau berjuang
Apakah ada kata lelah untuknya ?
Layakkah dia untuk pengorbananmu ?
Cinta adalah bahagia
Bukan air mata

Kau selalu memandangnya
Merona karnanya
Seolah dunia sekitarmu kosong
Hanya hitam-putih

Padahal...
Semua titik putih itu
Adalah bintang harapan
Yang harus kau lakukan
Biarkan bintang lain bersinar

Lebih terang dari bintang di matanya
Lebih indah dari senyumannya


^-^

Tersembunyi

Saat tak ada kata
Yang dapat jelaskan
Kekecewaan hati ini
Terus kau mainkan

Aku bukan bonekamu

Tak pernah kau berfikir
Perasaan ini kau permainkan
Semua sakit kupendam sendiri
Air mata tak terlihat
Tertutup topeng senyuman

Pernahkah kau dengarkan
Tangisan dalam tawaku
Derita dalam senyuman ini
Berteriak dalam diam
Kecewa memandangmu

Sakit hati ini
Apakah kau kan peduli

Kuingin kau bahagia
Tersenyum dan tertawa lepas
Meski bukan karenaku

Kulepaskan kau
Kurelakan..
Berbahagialah dengannya

Aku takkan mengapa
Karena jika kau bahagia dengannya
Kan kucari kebahagiaanku

Meski saat ini kaulah alasan senyumanku
Bukan aku alasan kau tersenyum
Dan suatu saat nanti
Bukan kau alasanku tersenyum


^-^

Menuntut Kepastian

Mentari pun malu padamu
Awan sampai menutupinya
Untuk menyembunyikan rona mentari

Berlarian di tanah lapang
Irama derap kakimulah musikku
Langkah ringan dan mantap
Aku tau kemana kau melangkah
Namun akupun ragu dengan kebenaran
Gundah hati memutuskan

Selalu saja aku melihat
Ada perbedaan diantara kita
Yang takkan bisa berubah
Apakah yang harus kulakukan ?
Namamu terngiang dalam benakku
Gelombang di hati menderu saat mendengarmu

Tatapanmu membuatku tersenyum
Apakah ini benar
Perasaan yang terlalu kuat
Ingin kugapai tapi takut kurasa

Tidakkah kau lihat dan sadari
Ada pagar yg memisahkan kita
Kau disisi yang lain
Untuk apa kita terus berpegangan tangan ?
Tanpa ujung dan kepastian

Sudah saatnya melihat realita
Ada jarak dan pemisah diantara kita
Lalu salahkah jika ku bertahan ?
Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
Hanya sedikit lebih lama

Meski pada akhirnya kita harus berpisah
Akankah kau berjuang untukku?
Akankah kau berjuang untuk saat ini?
Fokuslah pada saat ini.

Bukan besok atau kemarin


^-^

Kokoh Saat Bersama

Selama apa kita kan bersama ?
Entah kapan kan berpisah
Panas terik mentari menerpa
Untuk menguji ketangguhan
Lantas apa kau akan bertahan?
Untuk berjuang lebih lama lagi
Hanya berbekal kebersamaan

Goyah kaki ini berdiri
Enggan untuk berdiri lebih lama
Meski lelah dan ingin menyerah
Engkau berdiri di sisiku
Semangat kebersamaan menjalariku
Hingga ku tak menyerah

Berdiri kuat sampai akhir
Kokoh meski angin menerpa
Sudah terlalu jauh tuk menyerah
Meski ini hanya awal
Bagaimana bisa kita berhenti

Aku dan kamu adalah keluarga
Berjuang demi bangsa
Cinta akan kolese loyola

Demi kemuliaan Tuhan yang lebih tinggi

^-^

Untuk Sahabat Disana

Suara ini memanggilmu
Apakah kau dapat mendengarnya
Hari hari kulalui tanpamu
Apa kau rasakan hal yang sama
Berdiri sendiri merindukanmu
Apakah aku jika tak bersamamu
Termenung, terjebak dalam kenangan

Sunyi dunia tanpa tawamu
Entah... apa yang kau rasa
Lama ku tak berjumpa
Apa kabaramu disana.. 

Mungkinkah kaurindukan aku
Atau kau telah lupakanku
Namun... ku yakin padamu
Yakin ku pernah melintas di benakmu
Atau singgah dalam mimpimu

Hanya denganmu
Kubisa jadi siapa diriku
Tertawa lepas, menangis deras
Dunia lebih bersuara dan berwarna denganmu

Ingatlah aku sebagai diriku
Seorang yang penuh keunikan
Seorang yang merubah duniamu
Bagaimanapun aku di benakmu

Kenangan kita kan terkenang
Apakah ini kan jadi akhir ?
Karena aku belum berucap
Selamat tinggal

Karena aku kan menanti
Kelanjutan persahabatan kita
Aku sadari kekuranganku
Banyak kekuranganku
Kau yang mengerti dan menerima
Bagaimanapun nantinya
Sampai bertemu lagi di keabadian
Hai sahabat


^-^

Kurindukan Kau Kawan

Kangen heee... 
Hai kawan
Apa kabarmu
Kamu disana
Aku disini

Kurindukan kau
Apa kau rasa...
Rindu yang sama.

Ingin bertemu
Bercanda, tertawa bersama

Ketahuilah bahwa...
Dunia ini berbeda tanpamu

Marah dan kesal padaku
Pertengkaran tak terhindarkan
Berteriak satu sama lain

Tapi... itu yang kurindui
Ingin bertengkar denganmu
Lalu tertawa bersama
Seperti yang lalu

Kawan...
Ingatlah aku
Simpan aku dalam benakmu
Semua kenangan bersama

Meski masa lalu
Tapi tetap indah
Selalu kan ku simpan
Takkan terlupakan
Meski waktu menerpa


^-^

Kumohon...



Aku adalah seorang pemimpi
Aku mengakuinya
Aku memimpikan banyak hal
Terutama, kamu

Saat aku memikirkanmu…
Tak ada kata untuk dituliskan
Bagaimana aku bisa menggambarkanmu ?
Aku bahkan tak mengenalmu

Semua yang kutau adalah…
Itu kamu
Itu saja

Penasaran adalah aku
Kau bukan sebuah misteri
Tapi kau juga sebuah teka-teki

Kau sejernih air
Bahkan walaupun air itu jernih
Air terjun berbeda
Dan kau bersembunyi di balik air terjun

Jadi, apakah kamu ?
Siapakah kamu ?

Saat kau melihatku
Kau dapat melihat melaluiku
Seperti aku adalah kaca

Saat aku melihatmu
Aku ragu
Tapi aku juga yakin

Jika kau adalah teka-teki
Biarkan aku menyelesaikanmu

Jika kau bersembunyi di balik air terjun
Biarkan aku melihatmu

Kumohon… 

^-^

Demi Aku



Kaulah yang mengusap air mataku
Mengukir senyuman di wajahku
Berikan aku harapan
Tuk hidup dan menikmati dunia

Kau membuatku percaya
Dan tak bisa berhenti berharap
Akhir bahagia
Untuk kau dan aku
Menjadi kita

Rasa jenuhku, dan kekosongan di dalamku
Tergantikan olehmu

Membuatku tau bahwa kau ada
Tak berhenti menyayangiku
Namun tak memperbolehkanku mencarimu
Mencoba menggapaimu lebih dekat

Tidakkah kau lelah ?
Hanya memilikiku dalam mimpi
Menjadi seorang pesulap
Dan kemudian menjadi pangeran
Untuk menyenangkanku

Kau berikan aku dongeng
Aku ingin menetap
Kau ingin aku pergi
Tak mengijinkanku menetap terlalu lama
Agar aku tak terperangkap

Puaskah kau hanya dengan melihatku ?
Tanpa kemampuan memiliku seutuhnya
Karena dinding dunia yang memisahkan kita

Cukupkah bagimu ?
Hanya melihatku tersenyum dan tertawa
Tanpa aku mengenalmu
Tanpa kata terima kasih kuucapkan

Karna aku tak merasa cukup
Dan aku ingin mengenalmu
Meski harus menerobos dinding dunia

^-^

Serpihan Selamat Tinggal



Malam itu
Kupikir kau telah pergi
Tanpa mengucap selamat tinggal

Aku sedih
Dan ya, aku menangis
Karena aku menginginkan momen selamat tinggal yang indah

Saat mentari terbit
Kau tidak pergi
Belum

Kau mencariku
Begitu juga denganku

Kau lihat
Betapa sulit
Hanya untuk mengucap selamat tinggal

Kau memelukku
Itu terasa baik
Dan aku bahagia

Bahkan aku tak tau
Kapan kita akan bertemu lagi
Tapi itu taka pa
Aku menemukanmu
Kau menemukanku

Jadi aku memilih untuk percaya
Selemat tinggal itu baik
Karena itu adalah permulaan
Bagi kita
Untuk saling menemukan, lagi

Mungkin kita tidak ditakdirkan bersama
Dan aku tak apa dengannya
Senang mengenalmu, P.G

Kebencian



Aku membencimu
Kau ingin tau mengapa ?
Karena aku tak bisa menghilangkan wajahmu dari kepelaku
Karena aku terobsesi denganmu

Mungkin kau tak mengenalku
Atau mungkin kau bahkan tak nyata

Ya, aku tau aku bodoh
Jatuh cinta pada seseorang
Yang kulihat hanya dalam mimpiku

Aku aku sungguh berharap bahawa…
Kau nyata
Kau ada
Kau memikirkanku juga

Aku benci menjadi gadis ini
Lemah
Seorang pemimpi
Mengejar seseorang dalam mimpi-mimpi

Aku juga membenci perasaan ini
Merasa kalau kau nyata
Di suatu tempat, di luar sana
Mencariku

Tapi yang kulupakan adalah…
Kau sangat sempurna
Kau memperlakukanku seperti seorang putri
Kau terlalu sempurna untukku

Siapa yang tidak menginginkanmu ?
Ada banyak gadis di luar sana
Kau takkan memilihku
Aku juga takkan memilihku

Kau mengacaukanku
Sekarang kau akan selalu kembali kedalam kepalaku
Aku akan berharap kalau kita ditakdirkan bersama
Dan aku membencinya
Semuanya.

^-^

Teruntuk, Kamu



Saat kau tau
Bahwa seseorang menyukaimu
Kenapa kau menjauhinya
Dan menyakitinya
Dengan alasan kau tak menyukainya

Haruskah kau menghancurkan rumah yang diberikan padamu
Hanya karena kau tak menyukainya
Atau karena kau telah memiliki rumah lain

Cukup katakan kau tak menginginkannya
Dan biarlah orang lain mendapatkannya
Kau sungguh tak perlu menghancurkannya

Tapi, kau tak pernah memikirkannya bukan ?

^-^